Dua Sony RX 100M3 sebagai kamera 3D

Sudah saatnya menggantikan kamera 3D canon SX260HS yang sudah berusia nyaris 10 tahun. Kali ini saya memilih merek yang berbeda, yaitu Sony RX 100M3 (nama lainnya RX 100 III). Banyak pengulas kamera yang memberikan penilaian positif pada kinerja RX 100M3 ini. Juga tidak terlalu sulit untuk membuat sinkronisasi agar kedua kamera Sony tersebut menjadi kamera... Continue Reading →

Jendela Stereo

Ketika melihat pemandangan melalui jendela, maka semuanya ada terlihat di belakang jendela, begitu juga komposisi kedalaman dari gambar stereo (3D)Diagram ini menjelaskan bagaimana seharusnya komposisi kedalaman dari gambar 3D. Semuanya mesti diletakan di balik jendela (positive disparity). Pengaturan bingkai gambar dilakukan saat editing gambar stereo.

Posisi Fotografer/Fotografi 3D

Tidak dapat dibantah fotografi dan fotografer 3D (Stereo) bukanlah hal yang praktis dan umum, melainkan seni khusus dan nyaris minoritas dalam dunia fotografi.Grafik ini penggambaran fotografi stereo dalam dunia fotografi keseluruhan. dunia stereo fotografi bagian 'kecil' dari seni fotografi

Salah Kaprah Dalam Pemasaran TV 3D

Perkembangan stereo (3D) photo/film, sekian kali mengalami naik turun. Menurut pendapat saya karena cara pemasaran yang keliru dan menyesatkan. Pertama, gambar stereoskopis memang memberikan sensasi kedalaman tapi bukan menghasilkan visual 3D sebenarnya. Namun, cara pemasaran dari gambar stereo dan alat-alatnya selalu mengaitkan-kaitkan dengan benda yang keluar dari layar. Kedua, bagi paham dengan konsep gambar stereo,... Continue Reading →

Setup and Test: Twin Smartphone Cameras

Luckily, I received 2nd hand phone which similar type with the existing. This opportunity to try Hyper3DPhone to synchronize the twin smartphone camera. Hyper3DPhone is easy to set up. Once two mobile phone is connected to each other via Bluetooth, then shot stereo photo can be performed. This articles will be updated with 3D photo... Continue Reading →

If 3D TV is not available any more

I had realized that 3D (stereoscopic view) always has segmented enthusiast. So, it has lack of interest from any major industry. Stereoscopy would remain as D.I.Y. hobby, because it is uncommon to find stereoscopic equipment in a normal market. If 3D TV is not available anymore, probably this idea can be a solution for stereoscopic... Continue Reading →

Dibangun di WordPress.com.

Atas ↑